Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh trauma yang terjadi kepada ATC (Air Traffic Controller) pasca memandu pesawat yang mengalami kejadian accident atau incident terhadap beban kerja mental di Perum LPPNPI Cabang Medan. Penelitian ini menggunakan variabel trauma sebagai variabel independen dan beban kerja mental sebagai variabel dependen. Sampel penelitian ini adalah ATC yang pernah memandu pesawat yang mengalami accident atau incident. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Data dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, korelasi dan signifikansi determinasi, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian dengan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,8161 yang berarti dapat dikategorikan sebagai korelasi sangat kuat dan nilai determinasi sebesar 66,61% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Uji regresi linear sederhana menunjukkan tiap satu satuan kenaikan tingkat trauma ATC, maka akan mempengaruhi kenaikan beban kerja mental sebesar 0,8312 dalam satuan konstanta 2,4181.
Cite
CITATION STYLE
Tri Saputra, S., Rizki Azizah, L., & Sutama. (2023). Pengaruh Pasca Accident/Incident Terhadap Beban Kerja Mental ATC di Perum LPPNPI Cabang Medan. Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi, 15(02), 59–65. https://doi.org/10.54147/langitbiru.v15i02.591
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.