Abstract
Pertanian modern menuntut sistem irigasi yang efisien dan adaptif, terutama dalam budidaya tanaman bayam (Amaranthus sp.) yang memerlukan kelembaban tanah optimal untuk pertumbuhan maksimal. Penyiraman manual sering kali tidak efisien dan rentan terhadap ketidakteraturan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan metode Fuzzy Sugeno di dalam greenhouse. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP8266 yang terintegrasi dengan sensor kelembaban tanah, sensor suhu DHT11, modul RTC, dan relay untuk mengendalikan pompa air. Selain itu, dikembangkan aplikasi Android menggunakan MIT App Inventor yang terhubung ke Firebase, memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time dalam tiga mode: manual, penjadwalan, dan otomatis berbasis fuzzy. Metode Fuzzy Sugeno digunakan untuk menentukan durasi penyiraman secara adaptif berdasarkan parameter suhu dan kelembaban tanah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu merespons perubahan kelembaban tanah dengan akurasi 90% dan meningkatkan efisiensi penggunaan air sebesar 25% dibandingkan metode manual. Implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan mendukung otomatisasi dalam pertanian presisi.
Cite
CITATION STYLE
Saragih, K. A., & Kurniawan, R. (2025). Sistem Penyiraman Otomatis Berbasis IoT dengan Logika Fuzzy Sugeno untuk Pengendalian Kelembaban Tanah di Greenhouse. Jurnal Algoritma, 22(1), 808–819. https://doi.org/10.33364/algoritma/v.22-1.2327
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.