ANALISA VOLUME PENYEBARAN SAMPAH DI KARAWANG MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING

  • Salsabila F
  • Ridwan T
  • H H
N/ACitations
Citations of this article
83Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada tahun 2022, Indonesia berada pada urutan ke-4 teratas sebagai negara yang memiliki jumlah populasi tinggi. Dengan jumlah populasi yang tinggi ini, telah memunculkan sejumlah permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Salah satu isu yang sangat terkait dengan tren ini adalah persoalan sampah. Karawang sendiri, yang merupakan salah satu kota di Jawa Barat menempati urutan ke-7 sebagai kota yang memiliki volume sampah terbanyak. Oleh karena itu, implementasi algoritma K-Means Clustering dapat membantu dalam membagi wilayah Kecamatan berdasarkan volume penyebaran sampah. Hasil penelitian ini, didapatkan hasil 2 cluster dengan cluster 0 dengan kriteria wilayah yang memiliki volume penyebaran sampah tinggi berjumlah 6 Kecamatan, sedangkan cluster 1 yang berjumlah 24 Kecamatan memiliki kriteria wilayah dengan volume penyebaran sampah rendah. Hasil evaluasi cluster menggunakan DBI didapatkan nilai sebesar 0.869, sementara itu hasil evaluasi menggunakan Silhouette didapatkan nilai sebesar 0.591. Hal ini mengindikasikan bahwa cluster yang dihasilkan memiliki kualitas yang cukup kuat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Salsabila, F., Ridwan, T., & H, H. (2024). ANALISA VOLUME PENYEBARAN SAMPAH DI KARAWANG MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING. Jurnal Informatika Dan Teknik Elektro Terapan, 12(2). https://doi.org/10.23960/jitet.v12i2.4226

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free