Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian pakan komplit berbasis silase campuran sorghum dan daun gamal pada level berbeda terhadap konsumsi, kecernaan protein kasar dan serat kasar ternak kambing lokal betina. Dalam penelitian ini menggunakan 4 ekor kambing lokal betina berumur 6-8 bulan pada kisaran berat badan 11-15 kg dengan rataan 12,88 kg dan koefisien variasi 6,74%. Metode yang digunakan adalah metode percobaan dengan 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan. Adapun perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 = Pakan komplit (80% silase Sorghum+20% konsentrat), P1 = Pakan komplit (70% silase Sorghum+30% konsentrat), P2 = Pakan komplit (60% silase Sorghum+40% konsentrat) dan P3 = Pakan komplit (50% silase Sorghum+50% konsentrat). Parameter yang diteliti adalah konsumsi dan kecernaan protein kasar dan serat kasar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi PK P0 91,05 g/e/h, P1 97,84 g/e/h, P2 85,52 g/e/h, P3 81,73 g/e/h; kecernaan PK P0 67,28%, P1 71,83%, P2 69,31%, P3 65,61%; konsumsi SK P0 112,90 g//e/hr, P1 118,47 g//e/hr, P2 101,30 g//e/hr, P3 94,97 g/e/hr dan kecernaan SK P0 54,60 %, P1 58,40 %; P2 52,96 %, P3 48,20 %. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap konsumsi dan kecernaan PK dan SK ternak kambing lokal betina. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pemberian pakan komplit berbasis silase campuran sorghum dan daun gamal pada level berbeda memberikan pengaruh yang sama terhadap konsumsi dan kecernaan PK serta SK ternak kambing lokal betina.
Cite
CITATION STYLE
Langgajanji, V. D., Maranatha, G., & Noach, Y. R. (2024). Efek Pemberian Pakan Komplit Berbasis Silase Campuran Sorghum dan Daun Gamal pada Level Berbeda terhadap Konsumsi Kecernaan Protein Kasar dan Serat Kasar Ternak Kambing Lokal Betina. Animal Agricultura, 1(3), 230–240. https://doi.org/10.59891/animacultura.v1i3.42
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.