Peran Koko Cici Jakarta Dalam Promosi Destinasi Budaya Tionghoa Studi Kasus Petak 9 Jakarta

  • Iskandar H
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia kaya akan berbagai macam adat istiadat, budaya dan suku. Keanekaragaman ini membuat Indonesia menjadi kaya di mata dunia. Salah satu budaya yang kental dengan negara Indonesia adalah budaya tionghoa yang sudah menjadi satu keluarga dari budaya Indonesia sendiri. Kota Jakarta sebagai ibukota Negara Indonesia merupakan destinasi tujuan wisata dimana didalam nya ada Petak 9 yang menjadi salah satu destinasi Budaya Tionghoa. Di Kota Jakarta, terdapat Duta Ambasador Budaya Tionghoa Yaitu Koko Cici Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana melakukan wawancara langsung dengan narasumber dari tahun 2018, 2019, dan 2021. Hasil yang didapat adalah Peran keterlibatan Koko Cici Jakarta pada pengembangan serta pelestarian pariwisata dan kebudayaan karena mereka merupakan ujung tombak cerminan muda-mudi yang  berkepribadian baik untuk menjadi contoh bagi masyarakat. Peran berikutnya adalah sumber informasi kepada wisatawan yang dating ke destinasi tersebut untuk alat bantu promosi. Harapannya Duta Wisata Koko Cici Jakarta mampu bersinergi dengan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta adalah strategi yang digunakan  mengembangkan bidang kepariwisataan dengan ikut melibatkan duta wisata Koko Cici sebagai pemuda pemudi daerah yang memiliki ketertarikan terhadap bidang pariwisata tidak hanya untuk mengembangkan namun juga melestarikan dan mempromosikan pariwisata dan kebudayaan Tionghoa khususnya kawasan Pecinan petak sembilan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Iskandar, H. (2022). Peran Koko Cici Jakarta Dalam Promosi Destinasi Budaya Tionghoa Studi Kasus Petak 9 Jakarta. Jurnal Manajemen Perhotelan Dan Pariwisata, 5(2), 144–151. https://doi.org/10.23887/jmpp.v5i2.50015

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free