Peramalan Curah Hujan Provinsi Bengkulu dengan Generalized Space-Time Autoregressive

  • Fransiska H
  • Sunandi E
  • Agustina D
N/ACitations
Citations of this article
48Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Provinsi Bengkulu adalah daerah dengan curah hujan yang tinggi dan pola yang berfluktuatif. Hal tersebut dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya dampak seperti banjir, tanah longsor, dan bencana alam lainnya. Struktur fisik dan kondisi geografis antar lokasi di Provinsi Bengkulu adalah dua kondisi yang mempengaruhi curah hujan Provinsi Bengkulu. Berbagai struktur fisik dan kondisi geografis antar lokasi di provinsi ini menjadi pertimbangan penulis menggunakan model Generalized Space-Time Autoregressive (GSTAR) untuk peramalan curah hujan. Model ini lebih fleksibel jika data yang digunakan adalah data ruang-waktu. Asumsi stasioner diterima setelah data curah hujan ditransformasikan dengan fungsi Z1/2. Model terbaik yang digunakan adalah model GSTAR (1;1) dengan matriks pembobot seragam dan invers jarak. Hasil penelitian didapatkan menggunakan matriks pembobot seragam diperoleh MSE 0.279, MAPE 13.810 dan RMSE 0.528, dan dengan matriks pembobot invers jarak diperoleh MSE 0.229, MAPE 13.090 dan RMSE 0.478 pada prakiraan data 3 periode. Ini menunjukkan bahwa model GSTAR (1;1) dengan bobot invers jarak memperkirakan curah hujan di Provinsi Bengkulu dengan lebih baik. Kata

Cite

CITATION STYLE

APA

Fransiska, H., Sunandi, E., & Agustina, D. (2020). Peramalan Curah Hujan Provinsi Bengkulu dengan Generalized Space-Time Autoregressive. MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology, 5(2), 130. https://doi.org/10.30651/must.v5i2.5326

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free