RELEVANSI BUDAYA MELAYU DALAM CERITA “SENANDUNG DAYANG DERMA”

  • Sabakti S
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Naskah drama “Senandung Dayang Derma” (SDD) karya Rina Nazaruddin adalah sebuah cerita yang kental dengan budaya Melayu. Analisis terhadap cerita SDD akan dilakukan dengan menggunakan teori sosiologi sastra. Teori sosiologi sastra digunakan untuk menganalisis unsur-unsur budaya dalam cerita tersebut kemudian dikaitkan dengan fakta sosial, yaitu kebiasaan-kebiasaan, norma-norma, dan adat-istiadat yang berlaku pada masyarakat Melayu Riau. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif-analitis. Metode deskriptif-analitis digunakan untuk menguraikan, memahami, dan menjelaskan unsur-unsur budaya dalam karya sastra kemudian disusul dengan analisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa unsur-unsur budaya, yaitu bahasa dan sistem sosial dalam cerita SDD mempunyai relevansi dengan budaya masyarakat Melayu Riau.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sabakti, S. (2017). RELEVANSI BUDAYA MELAYU DALAM CERITA “SENANDUNG DAYANG DERMA.” Madah: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 8(1), 1. https://doi.org/10.31503/madah.v8i1.463

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free