Peningkatan Kualitas Kawasan Terminal Lebak Bulus Dengan Penerapan Konsep TOD Berdasarkan Aspek Komunikasi Arsitektur

  • Sujatini S
  • Sari S
  • Dewi E
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kawasan Lebak Bulus merupakan kawasan yang memiliki peran penting dalam pergerakanmasyarakat, berbagai moda transportasi khususnya stasiun kereta api cepat dan halte busway sangat penting.Penempatan moda transportasi yang kurang efisien sering menimbulkan masalah kemacetan. Pendekatankonsep Transit Oriented Development (TOD) khususnya dengan penerapan beberapa prinsip TOD dinilaidapat meningkatkan kawasan tersebut. Hal ini juga di dukung dengan dokumen perencanaan yangmenyatakan bahwa kawasan Lebak Bulus merupakan kawasan yang di rencanakan dan dikembangkanberdasarkan standar TOD. Stasiun Lebak Bulus merupakan stasiun layang pertama di ujung selatan Jakartayang memiliki desain yang dekat dengan elemen alam dengan nuansa warna didominasi hijau dan gradasinya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prinsip-prinsip TOD seperti apa yang cocok diimplementasikan dikawasan tersebut. Dengan dilakukannya observasi lapangan dan analisis penelitian berdasarkan padapanduan nilai TOD standar Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) hasilnya kawasantersebut belum memenuhi karakteristik yang ada dalam prinsip-prinsip TOD.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sujatini, S., Sari, S. L., & Dewi, E. P. (2022). Peningkatan Kualitas Kawasan Terminal Lebak Bulus Dengan Penerapan Konsep TOD Berdasarkan Aspek Komunikasi Arsitektur. IKRAITH-Teknologi, 7(2), 50–57. https://doi.org/10.37817/ikraith-teknologi.v7i2.2331

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free