Hubungan SAS, IMT, dan Kadar Haemoglobin dengan Lama Rawat Inap Pasien Post-Laparotomi

  • Mufidah L
  • Yuswanto T
  • Supono S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

SAS, IMT, dan Kadar Hb merupakan penilaian sederhana yang dapat digunakan sebagai prediktor lama rawat inap pasien post operasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan SAS, IMT dan kadar Hb dengan lama rawat inap pasien post laparotomi di RSUD Bangil Pasuruan. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian bersifat kuantitatif non experimental, jenis penelitian case control dengan pendekatan studi retrospective. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 103 sampel. Pengolahan data dilakukan secara statistik menggunakan uji korelasi Spearman Rank.Hasil analisis data antara SAS dengan lama rawat inap pasien post laparotomi menunjukkan nilai signifikasi (0,001) dengankoefisien korelasi (0,320), hasil analisis hubungan IMT dengan lama rawat inap pasien post laparotomi menunjukkan nilai signifikasi(0,000) dengan koefisien korelasi(-0,338), sementara hasil analisis data hubungan kadar haemoglobin dengan lama rawat inap pasien post laparotomi menunjukkan nilai signifikasi(0,000) dengan koefisien korelasi(0,746). Dapat diambil kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara SAS, IMT, dan kadar haemoglobin dengan lama rawat inap pada pasien post laparotomi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mufidah, L., Yuswanto, T. J. A., Supono, S., & Hamarno, R. (2022). Hubungan SAS, IMT, dan Kadar Haemoglobin dengan Lama Rawat Inap Pasien Post-Laparotomi. Jurnal Vokasi Kesehatan, 8(1), 27. https://doi.org/10.30602/jvk.v8i1.1025

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free