Kelimpahan Fungi Kelas Dothideomycetes Pada Lumba-lumba Hidung Botol (Tursiops aduncus)

  • Aulia K
  • Agustin Indrawati
  • Safika
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mamalia laut memainkan peran ekologis penting di lautan, dan menjadi prioritas global karena kepekaan terhadap perubahan lingkungan. Lumba-lumba hidung botol (Tursiops aduncus) merupakan salah satu mamalia laut yang tersebar luas di Indonesia. Informasi mengenai mikrobioma masih sangat sedikit diketahui, terutama informasi mengenai mikrobioma fungi. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kelimpahan fungi kelas Dothideomycetes pada saluran pencernaan khususnya usus lumba-lumba hidung botol (Tursiops aduncus) dengan menggunakan Platform Next Generation Sequencing (NGS). Penelitian ini berhasil mengidentifikasi 6 genera dari 4 ordo yang yang meliputi Neodevriesia, Altenaria, Stemphylium, Phaeophleospora, Diplodia dan Venturia. Kelompok Neodevriesia adalah yang paling mendominasi sebesar 62%, diikuti Alternaria 16% dan Phaeophleospora 14%. Fungi yang tidak teridentifikasi mencapai 5%. Kelimpahan fungi pada usus lumba-lumba hidung botol (Tursiops aduncus) diasumsikan memiliki korelasi dengan lingkungan dan makanan lumba-lumba pada pusat konservasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aulia, K. T., Agustin Indrawati, & Safika. (2022). Kelimpahan Fungi Kelas Dothideomycetes Pada Lumba-lumba Hidung Botol (Tursiops aduncus). Acta VETERINARIA Indonesiana, 10(2), 148–156. https://doi.org/10.29244/avi.10.2.148-156

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free