Model Pengembangan Wisata Spa & Wellness Berbasis Komoditas Rumput Laut Di Nusa Lembongan, Provinsi Bali

  • Wahyu Nirmala B
  • Putu Eka Wirawan
  • Bagus Made Sabda Nirmala
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

pengolahan rumput laut yang mendukung spa & wellness tourism dihadapkan pada beberapa kendala. Hal ini menyebabkan pemanfaatan hasil olahan oleh industri hilir tidak optimal dan banyak rumput laut kering yang diekspor. Dibutuhkan peran pengambil kebijakan untuk merealisasikan spa & wellness tourism di Nusa Lembongan. Pemerintah Daerah perlu memahami faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengembangan model wisata ini serta korelasinya dengan kesiapan infrastruktur fisik, pembangunan suprastruktur serta SDM petani dan stakeholders. Penelitian ini mencoba mengangkat permasalahan pengembangan model wisata dengan pendekatan model hubungan kausal dalam metode dinamika sistem. Penelitian ini berlokasi di Nusa Lembongan yang memiliki potensi rumput laut tinggi di Provinsi Bali. Model yang dihasilkan dalam penelitian ini menunjukkan dibutuhkan sinergi antara empat subsistem yaitu subsistem pengolahan rumput laut, subsistem budidaya rumput laut, subsistem spa & wellness tourism, dan subsistem desa wisata. Adanya pemahaman terkait subsistem ini diharapkan membantu pengambil kebijakan dalam pengembangan pariwisata Lembongan menuju pariwisata berkualitas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wahyu Nirmala, B. P., Putu Eka Wirawan, Bagus Made Sabda Nirmala, & I Wayan Darya Kartika. (2023). Model Pengembangan Wisata Spa & Wellness Berbasis Komoditas Rumput Laut Di Nusa Lembongan, Provinsi Bali. Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 14(1), 126–138. https://doi.org/10.22334/jihm.v13i2.276

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free