Evaluasi Sensori dan Kandungan Gizi Kudapan Jelai Crispy berbasis Tepung Jelai (Coix lacryma-jobi L) dan Tepung Kacang Tanah (Arachis hypogaea L)

  • Aini S
  • Mulyani R
  • Sari R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
86Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) merupakan kondisi dimana seseorang mengalami kekurangan gizi yang berlangsung lama atau menahun, sehingga menimbulkan gangguan kesehatan. Kelompok yang rentan memiliki risiko paling tinggi mengalami KEK salah satunya adalah remaja putri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi sensori dan kandungan gizi kudapan jelai crispy. Jenis dan desain yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tiga pengulangan. Tiga perlakuan yang digunakan yaitu perlakuan A menggunakan 60% tepung jelai dan 40% tepung kacang tanah, perlakuan B menggunakan 70% tepung jelai dan 30% tepung kacang tanah, Perlakuan C menggunakan 80% tepung jelai dan 20% tepung kacang tanah. Perlakuan terbaik dari nilai rata-rata tertinggi yaitu perlakuan B. Terdapat perbedaan yang nyata pada aroma dan tekstur hedonik, serta aroma dan rasa mutu hedonik. Hasil analisis kandungan gizi perlakuan B dalam 1 sajian perkemasan yaitu 120 gram kudapan didapatkan kandungan energi 203,86 kkal, protein 6,22 gram, lemak 7,98 gram, karbohidrat 26,78 gram, kadar air yaitu 1,98% dan kadar abu 2,10%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aini, S. N., Mulyani, R. I., Sari, R. A., & Naibaho, N. M. (2022). Evaluasi Sensori dan Kandungan Gizi Kudapan Jelai Crispy berbasis Tepung Jelai (Coix lacryma-jobi L) dan Tepung Kacang Tanah (Arachis hypogaea L). Formosa Journal of Science and Technology, 1(6), 683–696. https://doi.org/10.55927/fjst.v1i6.1615

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free