Pengaruh Terapi Bermain Puzzle Terhadap Tingkat Kecemasan Akibat Hospitalisasi pada Anak Usia Toddler

  • Sukadana G
  • Sukmandari N
  • Triana Y
N/ACitations
Citations of this article
136Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Anak adalah individu yang unik dengan kebutuhan yang sesuai dengan tumbuh kembangnya. Anak-anak memiliki daya tahan tubuh yang belum terbentuk dengan baik, sehingga sering sakit dan terpaksa dirawat di rumah sakit yang sering menyebabkan reaksi rawat inap. Reaksi anak-anak yang mengalami rawat inap termasuk kecemasan dan ketakutan. Salah satu teknik non-farmakologi yang dapat digunakan untuk mengatasi kecemasan anak adalah dengan memberikan terapi bermain puzzle. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bermain puzzle terhadap tingkat kecemasan akibat penyakit rawat inap balita di Bangsal Durian RSUD Klungkung. Penelitian ini menggunakan desain pre-experiment dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test. Penentuan sampel menggunakan teknik insidental. Jumlah sampel 27 responden. Instrumen yang digunakan adalah angket tingkat kecemasan. Data dianalisis menggunakan uji statistik wilcoxon signed rank. Hasil pre-test didapatkan mayoritas anak mengalami kecemasan berat sebanyak 14 responden (15.9%) dan didapatkan hasil post-test sebagian besar anak mengalami kecemasan ringan sebanyak 22 responden (81,5%). Uji statistik diperoleh nilai p (0,000)

Cite

CITATION STYLE

APA

Sukadana, G., Sukmandari, N. M. A., & Triana, Y. (2020). Pengaruh Terapi Bermain Puzzle Terhadap Tingkat Kecemasan Akibat Hospitalisasi pada Anak Usia Toddler. Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing, 4(1), 40–44. https://doi.org/10.36474/caring.v4i1.171

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free