PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 : (STUDI KASUS SEKOLAH TAPAL BATAS MADRASAH IBTIDAIYAH DARUL FURQON)

  • Cahyadi A
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sekolah di wilayah perbatasan mengalami kesulitan melaksanakan pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Tulisan ini bertujuan menggambarkan kondisi tersebut, dengan berfokus pada permasalahan yang dialami sekolah tapal batas selama pembelajaran daring. Sekolah tapal batas berada di Pulau Sebatik (perbatasan Indonesia-Malaysia) yang sebagian besar muridnya adalah anak-anak TKI. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan informan guru dan siswa-siswi di sekolah tapal batas (Madrasah Ibdidaiyah Darul Furwon). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring dilakukan melalui aplikasi whatsapp. Dalam prakteknya, sekolah mengalami berbagai kendala yang disebabkan oleh berbagai hal, antara lain : 1.) Keterbatasan terhadap akses internet 2.) Minimnya jumlah tenaga pengajar. 3.) Kurangnya bimbingan orang tua karena sibuk bekerja sebagai buruh kelapa sawit. Alhasil, pembelajaran daring di sekolah tapal batas menyebabkan partisipasi belajar semakin menurun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Cahyadi, A. P. (2021). PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 : (STUDI KASUS SEKOLAH TAPAL BATAS MADRASAH IBTIDAIYAH DARUL FURQON). Jurnal Borneo Humaniora, 3(2), 87–93. https://doi.org/10.35334/borneo_humaniora.v3i2.2067

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free