Abstract
Penelitian  bertujuan  untuk  mendapatkan  informasi  tentang keragarnan  jenis  pohon yang berpotensi  sebagai obat.  Pengumpulan  data  dilakukan  dengan menggunakan  rnetode  pengukuran  jalur   berpetak  dengan  lebar jalur 20 m dan panjang jalur  1.000  m yang  diletakkan  memotong  lereng,  jumlah jalur pengamatan 3 jalur,  Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  jerus  pohon  tumbuhan obat  yang dijurnpai  di  Taman  Nasional  Meru  Betiri berjumlah  28 jenis,  d1  antaranya  yaitu  besule (Chydenanrhu.r excelsus  Miers.)  dengan  kerapatan  15,5  pohon per  hektar.  jabon  (Anthocephallus  cadamba  M1q  )  dcngan  kerapatan   12.3   pohon  per hektar   dan  wining (Pterocybtum javanicum  R  Br)  dengan kerapatan I0  pohon per  hektar  indeks  keanekaragarnan  jenis  pohon tumbuhan  obat  tertinggi   dimiliki   oleh  besule  (Chydenanrhu.r  excelsus Miers.)  dengan  nilai  keanekaragaman sebesar  0, 10  kemudian  disusul olch jenrs  jabon  (A111hocephallus  cadamba  M1q.}  nrlat  keanekaragaman  jerus 0,08,  dan  wining (Ptcrocybiwn javanicum  R.  Br.}  mlai keanckaragaman  jenis 0.07.  Bagi an lumbuhan  yang digunakan  sebagai  obat  yaitu  daun,  buah,  b1ji.  batang,  kulit  batang,  kulit   buah,  kccambah   btJI,  akar,  dan gctah.  Sedangkan  tumbuhan  yang paling  ban yak digunakan  yauu  bagian kuht batang ( 10  jenis),  bagian  biji  (8 jenis). dan bagian  daun  (6 jcnis).  Jonis  penyakn yang dapat diobati  atau  dicegah  yaitu  pcnyakit   kcwanitaan, dcrnam,  batuk,  malaria,  dan sakit perut.
Cite
CITATION STYLE
Heriyanto, N. M. (2006). KEANEKARAGAMAN JENIS POHON YANG BERPOTENSI OBAT DI TAMAN NASIONAL MERU BETiRI, JAWA TIMUR. Jurnal Penelitian Hutan Dan Konservasi Alam, 3(1), 55–64. https://doi.org/10.20886/jphka.2006.3.1.55-64
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.