Menakar Peluang Bonus Demografi Kedua Indonesia: Pendekatan Daya Dukung Ekonomi dan Kekayaan Pensiun

  • Yusa I
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Setelah bonus demografi pertama, Indonesia berharap bisa menciptakan bonus demografi kedua melalui peningkatan produktivitas. Salah satu strateginya adalah dengan mentransformasi daya dukung ekonomi menjadi akumulasi kekayaan pensiun. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki potensi dan jalur bonus demografi kedua Indonesia dari perspektif kekayaan pensiun berupa tabungan, investasi fisik, dan dana pensiun. Penelitian ini menggunakan data panel 34 provinsi sepanjang periode 2001-2023 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasilnya, Indonesia berpeluang meraih bonus demografi kedua melalui jalur kekayaan pensiun. Pada fase pertama, daya dukung ekonomi berhasil meningkatkan pendapatan per kapita sekitar 2 persen per tahun. Bonus ini lalu mendorong peningkatan kekayaan pensiun melalui tabungan, investasi fisik, dan dana pensiun per kapita masing-masing sebesar 2,160 persen; 1,036 persen; dan 1,330 persen. Dekomposisi menurut usia menunjukkan pertumbuhan penduduk usia kerja juga berhasil mendorong peningkatan tabungan dan investasi fisik perkapita.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yusa, I. G. P. D. (2024). Menakar Peluang Bonus Demografi Kedua Indonesia: Pendekatan Daya Dukung Ekonomi dan Kekayaan Pensiun. Seminar Nasional Official Statistics, 2024(1), 259–268. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2024i1.2146

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free