Abstract
Game merupakan sarana alternatif hiburan pada masa pandemic covid-19. Seiring perkembangan zaman dan kemajuan tekologi, game tidak hanya berupa game offline saja, namun hadir pula game online, yang memanfaatkan jaringan internet dalam memainkannya. Game online pada saat ini menjadi sangat populer di kalangan masyarakat luas, dari anak-anak sampai orang dewasa, tidak terkecuali pada siswa Sekolah Dasar. Game online bermacam-macam ragamannya, antara lain free fire, mobile legend, PUBG mobile, Hago dan lain-lain. Dari banyaknya game online yang tersedia, siswa usia Sekolah Dasar lebih cenderung memilih game online free fire untuk dimainkan. Dari kebiasaan bermain game online, justru memicu timbulnya dampak bagi siswa, baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Dampak yang ditimbulkan pada tiap siswa tentu berbeda-beda, tergantung intensitas waktu bermain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak game online free fire pada siswa sekolah dasar di SDN 3 Situmandala, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 10 siswa Sekolah Dasar di SDN 3 Situmandala terpilih, dengan kriteria kebiasaan bermain game online free fire. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan FGD (Forum Group Discussion) dengan orang tua siswa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, menyatakan bahwa intensitas waktu kadang sebesar 20% berdampak positif, intensitas waktu sering 30% sedikit dampak positif namun dominan negatif, dan intensitas waktu selalu 50% dominan berdampak negatif.
Cite
CITATION STYLE
Lisnawati, L., Ganda, N., & Hidayat, S. (2021). Dampak Game Online Free Fire pada Siswa Sekolah Dasar. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 8(4), 840–850. https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v8i4.41750
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.