Pembuatan Peta Kemiringan Lereng untuk Analisis Kesesuaian Kawasan Permukiman di Kabupaten Purbalingga

  • Prabandari A
  • Wibowo A
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Permukiman merupakan jenis penggunaan lahan yang paling dominan dan dinamis karena didalamnya memuat segala bentuk aktivitas manusia. Untuk membatasi perkembangan kawasan permukiman agar sesuai dengan peruntukannya dapat digunakan analisis kesesuaian lahan seperti metode Spatial Multi Criteria Analysis (SMCA). Salah satu variabel yang digunakan dalam metode SMCA adalah peta kemiringan lereng. Peta kemiringan lereng dapat diperoleh melalui pengolahan data DEM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat peta kemiringan lereng Kabupaten Purbalingga menggunakan data DEM dan mengidentifikasi potensi kesesuaian kawasan permukiman di Kabupaten Purbalingga berdasarkan faktor kemiringan lereng. Kemiringan lereng di Kabupaten Purbalingga dibagi dalam 5 kelas lereng yaitu 0-8% (datar), 8-15% (landai), 15-25% (agak curam), 25-45 % (curam) dan >45% (sangat curam) dengan persentase luas lereng  masing-masing kelas berturut-turut 26,37%, 24,84%, 20,68%, 16,61% dan 11,51%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prabandari, A. A., & Wibowo, A. (2024). Pembuatan Peta Kemiringan Lereng untuk Analisis Kesesuaian Kawasan Permukiman di Kabupaten Purbalingga. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 12(2), 201–209. https://doi.org/10.23887/jjpg.v12i02.70078

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free