HAMBATAN GURU DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 3 BROSOT

  • Putri N
N/ACitations
Citations of this article
392Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hambatan yang ada di SD Negeri 3 Brosot Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo. Sekolah tersebut mengimplementasikan proses pembelajaran dengan kurikulum merdeka yang setiap proses pembelajaran melalukan rancangan pembelajaran sedemikian rupa agar apa yang menjadi capaian pembelajaran terwujud termasuk dalam pemulihan kurikulum 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif kualitatif melalui wawancara untuk mendeskripsikan permasalahan dan fokus penelitian.. Hambatan guru dalam penerapan kurikulum merdeka diantaranya ; 1). keterbatasan sarana dan prasarana; 2). heterogenitas siswa di dalam kelas; 3). softskill yang dimiliki guru menjadi kendala karena masih banyak guru yang belum mampu menunjukan kontribusinya dalam cakap berinteraksi berdasarkan tuntutan kurikulum merdeka; 4). Tantangan guru dalam menerapkan kurikulum merdeka disekolah;. 5). Kendala lain yang dihadapi terkait Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu dalam mengajak guru-guru untuk merubah pemikiran mereka agar keluar dari zona nyamannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, N. I. (2023). HAMBATAN GURU DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 3 BROSOT. Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE), 5(1), 51. https://doi.org/10.31000/ijoee.v5i1.8943

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free