Perbaikan Jatuh Tegangan Dengan Pemasangan Automatic Voltage Regulator

  • Darmana I
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Pada jaringan distribusi telah dipertimbangkan kemungkinan-kemungkinan terjadinya penurunan tegangan karena beban puncak akibat penambahan beban dan pelepasan beban disisikonsumen. Dengan adanya variasi beban, maka disisi konsumen pada saat tertentu akan terjadi variasi tegangan yang besarnya berada antara tegangan minimum dan tegangan maksimum. Untuk mengatasi masalah ini, dapat dilakukan dengan pemasangan kapasitorshunt atau pemasangan Automatic Voltage Regulator (AVR). Adapun titik-titik beban tempat pemasangan kapasitorshuntadalah gardu hubung Painansebesar 600 kVAR. Dengan pemasangan kapasitor ini profil tegangan di titik beban untuk gardu hubung Painan ke Balai Selasa mengalami kenaikan tetapi belum memenuhi sesuai dengan yang diharapkan karena masih adanya rugi-rugi tegangangardu hubungSurantihdanBalai Selasa.Oleh karena itu dilakukan pemasangan Automatic Voltage Regulator (AVR) diletakkanpadagardu hubung Painan. Setelah pemasangan AVR didapat hasil perhitungan kenaikan tegangan pada gardu hubung Painan sebesar 20,4123 kV, Surantih sebesar 19,5916 kV dan Balai Selasa sebesar 18,6180 kV. Setelah pemasangan Automatic Voltage Regulator (AVR) dilakukan pada gardu hubung Painan telah memenuhi stendard kecil dari 10% tegangan normal, artinyaperformansi sistem distribusi akan menjadi lebih baik danhandal Kata kunci: Perbaikan faktor daya, AVR. PENDAHULUAN Regulasi Tegangan Sistem Distribusi yaitu besarnya jatuh tegangan yang terjadi dalam jaringan yang dilihat dari tegangan pada sisi penerima yang dinyatakan dalam persen. Regulasi tegangan ini dinyatakan dengan persamaan berikut : Dalam penyediaan tenaga listrik bagi para pelanggan, tegangan yang konstan dan frekuensi yang konstan merupakan salah satu syarat utama yang harus dipenuhi, karenanya perlu dilakukan pengaturan tegangan. Pengaturan tegangan ini akan sangat erat kaitannya dengan pengaturan daya reaktif yang terdapat dalam sistem. Berbeda dengan frekuensi, tegangan yang terdapat dalam suatu sistem tidak pernah sama karena terjadinya rugi-rugi di sepanjang saluran sehingga akan membentuk suatu profil tegangan pada sistem tenaga listrik. Dalam suatu sistem tenaga listrik ada dua variabel yang dapat diatur secara bebas yaitu daya aktif (MW) dan daya reaktif (MVAR). Pengaturan daya aktif akan mempengaruhi frekuensi sedangkan pengaturan daya reaktif akan mempengaruhi tegangan sistem. Dilain pihak beban yang terdapat dalam sistem akan mempergunakan daya aktif dan daya

Cite

CITATION STYLE

APA

Darmana, I. (2015). Perbaikan Jatuh Tegangan Dengan Pemasangan Automatic Voltage Regulator. Jurnal Ipteks Terapan, 8(4). https://doi.org/10.22216/jit.2014.v8i4.20

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free