Dampak Latihan Relaksasi Otogenik Terhadap Kecemasan Kognitif Atlet Mahasiswa Cabang Olahraga Menembak

  • Jannah M
  • Rahmasari D
  • Dewi D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstract: This research has a background on the importance of mental aspects as a supporter of performance achievement in shooting student athletes. One of the influential mental aspects was cognitive anxiety needed reduced by mental training. Autogenic relaxation can be applied to reduce  cognitive anxiety. The aim of this research was to knowing the effect of autogenic relaxation training on reducing  cognitive anxiety among shooting student athletes. An experimental approach with pretest-posttest control group design was used for 6 times in this ressearch. A total of 12 (6 male, 6 female) shooting student athletes were involved in this study. Age range 19-23 years old.  Data obtained through cognitive anxiety scale. Independent t test was used as a data analysis technique. The results of the research show that the t value is -8.374 with p < 0.001. This shows that autogenic relaxation training effective to reduce shooting student athlete’s cognitive anxiety. The decrease of cognitive anxiety occurred partly due to the athlete's acceptance of the importance of mental training. In addition, autogenic relaxation mechanisms lead to specific responses against  cognitive anxiety symptoms. Relaxation is characterized by physiological adjustments that are caused without any tension in the mind and body. As a result, anxiety is distracted so that it decreases. Autogenic relaxation can be used as an intervention for shooting  student athletes to reduce their  cognitive anxiety. Key words: Autogenic relaxation, anxiety, shooting, athlete, mental training. Abstrak: Penelitian ini memiliki latar belakang pentingnya aspek mental sebagai pendukung pencapaian performa pada atlet mahasiswa cabang olahraga menembak. Salah satu aspek mental yang berpengaruh adalah kecemasan kognitif. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan kognitif yaitu melalui latihan relaksasi otogenik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dampak latihan relaksasi otogenik terhadap penurunan kecemasan kognitif pada atlet mahasiswa cabang olahraga menembak. Pendekatan eksperimen melalui desain pretest-posttest control group diterapkan pada penelitian ini. Eksperimen dilakukan selama 6 kali.  Sejumlah 12 orang (6 laki-laki, 6 perempuan) atlet mahasiswa cabang olahraga menembak  terlibat dalam penelitian ini. Rentang usia 19 – 23 tahun. Data diperoleh melalui skala kecemasan kognitif saat sebelum dan sesudah perlakuan relaksasi otogenik. Uji t independent digunakan sebagai teknik analisis data. Hasil riset menunjukkan bahwa nilai t sebesar -8,374 dengan p < 0,001. Ini menunjukkan bahwa latihan relaksasi otogenik berdampak pada penurunan kecemasan kognitif pada atlet mahaasiswa cabang olahraga menembak. Penurunan kecemasan kognitif terjadi antara lain disebabkan oleh adanya hasil fase edukasi akan pentingnya latihan mental bagi atlet mahasiswa cabang olahraga menembak. Selain itu, mekanisme relaksasi otogenik mengarah pada respon spesifik melawan gejala kecemasan kognitif.  Relaksasi ditandai penyesuaian fisiologis dan pikiran. Dampaknya kecemasan kognitif terurai ssehingga terjadi penurunan. Relaksasi otogenik dapat dijadikan salah satu intervensi bagi atlet mahasiswa cabang olahraga menembak untuk menurunkan kecemasan kognitif yang dialaminya. Kata kunci: Relaksasi otogenik, kecemasan kognitif, menembak, atlet mahasiswa, latihan mental.

Cite

CITATION STYLE

APA

Jannah, M., Rahmasari, D., Dewi, D. K., & Izzati, U. A. (2022). Dampak Latihan Relaksasi Otogenik Terhadap Kecemasan Kognitif Atlet Mahasiswa Cabang Olahraga Menembak. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 13(1), 94–105. https://doi.org/10.26740/jptt.v13n1.p94-105

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free