Hubungan pengetahuan teknik menyusui terhadap keberhasilan ASI eksklusif di Puskesmas Sriamur Bekasi

  • Syahri N
  • Farah F
N/ACitations
Citations of this article
51Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Angka pemberian ASI eksklusif di dunia sebesar 44% hingga tahun 2022. Riset Kesehatan Daerah (Rikesdas) tahun 2018  memperlihatkan cakupan pemberian ASI di Indonesia masih kurang. Hal yang menjadi penyebab ialah kurangnya pengetahuan mengenai manajemen laktasi dan kurangnya dukungan dari lingkungan serta praktisi kesehatan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang teknik menyusui terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Sriamur Bekasi. Metode studi ini ialah analitik komparatif dengan desain cross sectional yang dilakukan pada bulan Januari hingga Februari 2022. Subjek dalam studi ini adalah 36 ibu yang diambil menggunakan metode consecutive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan dianalis dengan uji statistik chi-square. Sebanyak 16 (69,6%) subyek, dari 23 subyek yang memiliki pengetahuan baik tentang teknik menyusui, berhasil memberikan ASI secara eksklusif. Pada 13 subyek yang memiliki pengetahuan kurang, 11 (84,6%) subyek diantaranya tidak berhasil memberikan ASI eksklusif. Hasil analisis studi ini didapatkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang teknik menyusui terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan dengan p-value 0,005 dan PR 4,52. Pengetahuan ibu tentang teknik menyusui memberikan pengaruh besar dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi di Puskesmas Sriamur Bekasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syahri, N. A., & Farah, F. (2022). Hubungan pengetahuan teknik menyusui terhadap keberhasilan ASI eksklusif di Puskesmas Sriamur Bekasi. Tarumanagara Medical Journal, 4(2), 316–320. https://doi.org/10.24912/tmj.v4i2.20816

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free