ANALISIS FAKTOR JENIS KELAMIN DAN PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA KALANGAN SANTRI DI KLINIK JPKM

  • Wicaksono K
  • Nur Rahmat N
  • Purwanza S
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ISPA merupakan kelompok penyakit dengan angka absensi tertinggi dibandingkan kelompok penyakit lainnya dan banyak juga diderita oleh masyarakat. Keadaan lingkungan pondok pesantren yang padat dapat memicu terjadinya ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor jenis kelamin dan perilaku hidup bersih sehat terhadap kejadian ISPA pada kalangan santri di Klinik JPKM. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah responden 65. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang berisikan pernyataan tentang perilaku dan jenis kelamin serta peneliti juga melakukan observasi langsung ke setiap pondok yang ditempati responden. Analisis data menggunakan uji statistik analisis bivariat dengan uji spearman’s rank dan regresi logistic untuk mencari faktor dominan. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang paling dominan mempengaruhi penyebab terjadinya ISPA pada santri di Klinik JPKM adalah faktor perilaku hidup bersih sehat dengan nilai exponen sebesar 7,715. Pemberian edukasi dan promosi Kesehatan sangat penting, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Cite

CITATION STYLE

APA

Wicaksono, K. E., Nur Rahmat, N., & Purwanza, S. W. (2025). ANALISIS FAKTOR JENIS KELAMIN DAN PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA KALANGAN SANTRI DI KLINIK JPKM. Journal of Nursing and Midwifery Sciences, 4(1). https://doi.org/10.54771/80aert13

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free