P PERBANDINGAN KUALITAS PELUMAS MOTOR 4T DI PALEMBANG DENGAN PARAMETER UJI SPECIFIC GRAVITY, KINEMATIC VISCOSITY, FLASH POINT, POUR POINT, TOTAL ACID NUMBER (TAN) DAN VACUUM DISTILLATION

  • Sari D
  • Nopitasari N
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pelumas baik yang berasal dari minyak bumi (mineral oil) atau pelumas sintetik umumnya berupa cairan, yang berfungsi untuk mengurangi gesekan diantara dua benda yang bergerak. Pelumas merupakan bagian yang tak terpisahkan dari mesin. Pelumas dibutuhkan mesin untuk melindungi komponen-komponen mesin dari keausan. Proses pembuatan minyak pelumas adalah distilasi atmosfir, distilasi hampa, deasphalting, solvent extraction, dewaxing, blending dan packaging. Untuk mendapatkan pelumas yang baik perlu ditambahkannya aditif yang sesuai dengan kebutuhan. Aditif adalah senyawa kimia yang bila ditambahkan ke dalam pelumas akan menaikkan unjuk kerja pelumas seperti yang diharapkan. Aditif dapat menentukan mutu pelumas yang digunakan karena dapat merubah sifat kimia maupun sifat fisik dari pelumas. Untuk mengetahui kualitas minyak pelumas diperlukan adanya pengujian sifat fisika dan sifat kimia dari pelumas dengan membandingkan hasil uji dari sampel.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, D. K., & Nopitasari, N. (2018). P PERBANDINGAN KUALITAS PELUMAS MOTOR 4T DI PALEMBANG DENGAN PARAMETER UJI SPECIFIC GRAVITY, KINEMATIC VISCOSITY, FLASH POINT, POUR POINT, TOTAL ACID NUMBER (TAN) DAN VACUUM DISTILLATION. Jurnal Teknik Patra Akademika, 9(01), 39–45. https://doi.org/10.52506/jtpa.v9i01.68

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free