Abstract
Mobilisasi dini dan penurunan skala nyeri pada pasienpost operasi turp benign prostate hyperplasia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi TURP BPH. Desain penelitian ini adalah one group pra-post test design dengan rancangan pra experimental, jumlah sampel sebanyak 12 responden menggunakan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar panduan berupa Standar Operasional Prosedur (SOP) dan alat ukur nyeri berupa Numeric Rating Scale (NRS). Skala nyeri sebelum mobilisasi dini, 2 responden (16,7%) dengan skala nyeri 6 dan 3 responden (25%) dengan skala nyeri 3. Setelah mobilisasi dini, 1 responden (8,3%) dengan skala nyeri 5 dan 3 responden (25%) dengan skala nyeri 2. Hasil uji wilcoxon didapatkan p-value=0,0001 < 0,05, ini berarti bahwa pemberian tindakan mobilisasi dini berpengaruh signifikan terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi TURP BPH di ruang Bima RSUD Sanjiwani Gianyar. Hasil penelitian disimpulkan ada pengaruh mobilisasi dini terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi TURP BPH.
Cite
CITATION STYLE
Sumberjaya, I. W., & Mertha, I. M. (2020). Mobilisasi Dini dan Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Operasi TURP Benign Prostate Hyperplasia. JURNAL GEMA KEPERAWATAN, 13(1), 43–50. https://doi.org/10.33992/jgk.v13i1.1220
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.