Abstract
Konseling dunia maya, di antara nama-nama lainnya, bukanlah hal yang baru dalam bidang konseling. Seiring dengan kemunculan dan kemajuan teknologi berbantuan komputer, internet, dan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), bidang konseling juga telah diuntungkan oleh penggunaan layanan online dalam memberikan konseling kepada semua orang. Hal ini tidak lagi menjadi topik yang langka untuk dibahas, tetapi sekarang menjadi bidang studi dan layanan penting yang memiliki kemampuan untuk menjangkau semua orang di seluruh dunia. Oleh karena itu, tujuan dari tinjauan literatur sistematis ini adalah untuk mengeksplorasi dan mendiskusikan prevalensi konseling dunia maya dalam menjangkau semua klien yang memungkinkan dan meningkatkan pengalaman dan hasil konseling untuk semua orang. Artikel jurnal dipilih terutama dari penggunaan database SCOPUS untuk tujuan tinjauan ini dan tujuan utamanya. Proses pencarian dimulai daftar kata kunci "konseling siber", "konseling daring", "konseling elektronik", "terapi elektronik", dan "konseling tatap muka". Kriteria inklusi dan eksklusi diterapkan dengan terbatas dari tahun 2012 hingga 2019. Bidang subjek yang dipilih adalah Psikologi, Ilmu Sosial, dan Seni dan Humaniora. Sebanyak 22 artikel dipilih dan dimasukkan dalam studi tinjauan ini. Keterbatasan dalam penggunaan dan penyampaian konseling daring juga ditinjau yang akhirnya mengarah pada diskusi tentang implikasi konseling daring sebagai metode alternatif untuk konseling.
Cite
CITATION STYLE
Zainudin, Z. N., Asri, A. S., Talib, M. A., Hassan, S. A., Ahmad, N. A., & Yusop, Y. M. (2020). The Prevalence of Cyber-Counselling: A Systematic Literature Review on Effectiveness and Preferences. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 10(10). https://doi.org/10.6007/ijarbss/v10-i10/7897
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.