Abstract
Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak positif dan negatif bagi remaja, terutama dalam penggunaan internet. Minimnya pemahaman terkait keamanan digital dan etika berselancar menyebabkan remaja rentan terhadap risiko seperti penyalahgunaan data pribadi, cyberbullying, dan paparan konten negatif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran akan pentingnya penggunaan internet secara sehat dan bertanggung jawab di kalangan siswa SMP Negeri 3 Bangli. Metode yang digunakan adalah pendekatan Design Thinking dengan lima tahapan: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pelatihan diberikan melalui metode interaktif seperti diskusi, kuis, dan simulasi kasus nyata. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa berdasarkan tingkat keberhasilan quiz, dengan rata-rata hasil sebesar 84,5%. Kegiatan ini berhasil membangun kesadaran siswa terhadap keamanan digital serta memberikan wawasan praktis untuk bersikap bijak dalam menggunakan internet. Edukasi semacam ini penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan generasi muda yang cakap digital dan beretika dalam dunia maya.
Cite
CITATION STYLE
Helmy Syakh Alam, Anak Agung Gede Adi Mega Putra, Anak Agung Gede Bagus Abi Wiguna, I Gede Ade Hendra Juniantara Putra, & I Komang Swastika Adnyana. (2025). Peningkatan Literasi Dan Keamanan Digital Siswa SMP Negeri 3 Bangli Melalui Pelatihan Interaktif. Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1330–1337. https://doi.org/10.56799/joongki.v4i4.10487
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.