Abstract
Metode penyambungan 2 besi atau lebih material dengan menggunakan metode pengelasan atau welding banyak diaplikasikan dalam dunia industri, manufacture dan banyak bidang lainnya, metode ini sangat baik untuk digunakan, selain memiliki kekuatan joint yang tinggi juga proses pengaplikasiannya tergolong mudah dan murah.Akan tetapi standarisasi yang berkembang dalam dunia industri mempersaratkan untuk mengopservasi seluruh bagian pengelasan, terutama di area dengan Criticaly Class. pengelasan  yang akan dilakukan pengujian adalah hasil dari pengelasan SMAW pada plat Besi HD 400 dan Stainles Steel 308 dan akan di observasi dengan metode Penetrant Test, Ultrasonic Test dan Hardness Test, dengan menggunakan metode pengujian diatas, maka didapati hasil diantara lain, dengan menggunakan metode penetrant, untuk test pieces No, 1, 2, 4, dan 5 dinyatakan rejected, sedang untuk No 3 dan 4 accepted, meggunakan ultrasonic, didapatkan hasil dengan kriteria rejected semua pada test pieces, dengan Defect kategori Class A, sesuai tabel 6.2, dan untuk hasil Hardness penggunaan arus rendah pengelasan pada Besi HD 400 didapat hasil sebesar 38,5 HRC dan arus tinggi sebesar 34,3 HRC, sedang untuk stainless steel 308 ddidapat hasil kekerasan dengan arus rendah sebesar 54,4 HRC dan dengan arus tinggi sebesar 60,5 HRC.
Cite
CITATION STYLE
Prabowo, J. A., Putra, W. T., & Wicaksono, Y. A. (2020). ANALISA HASIL PENGELASAN SMAW PADA BESI HD 400 DAN SS 308 DENGAN MENGGUNAKAN METODE NON DESTRUCTIVE TEST. KOMPUTEK, 4(1), 37–45. https://doi.org/10.24269/jkt.v4i1.344
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.