Pembentukan Poliembrioni pada Biji Buah Jeruk Peras (Citrus sinensis L.)

  • Wahyudhi A
N/ACitations
Citations of this article
52Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Poliembrioni merupakan pembentukan lebih dari satu embrio yang terjadi pada biji yang dikecambahkan. Terjadinya poliembrioni akibat zigot yang terpecah, perkembangan satu atau lebih sinergit, dan terdapat satu atau lebih kantung embrio per inti sel, dan variasi benuk adventif dari embrio. Tujuan penelitian untuk mengkaji pembentukan benih poliembrioni pada buah jeruk peras dan mempelajari pertumbuhan bibit dari benih poliembrioni. Berdasarkan pengamatan terhadap beberapa buah jeruk peras didapat bahwa rerata presentrase pembentukan benih poliembrioni pada setiap buah jeruk peras yaitu 47,92%. Adapun pertumbuhan bibit jeruk asal benih poliembrioni saat berumur 4 minggu yaitu tinggi tanaman rata-rata sebesar 3,075 cm, diameter biji 0,111 cm, jumlah daun 2 helai, luas daun 2,21 cm2, berat kering bibit 0,34 g, dan vigor hipotetis sebesar 7,76. Bibit jeruk yang tumbuh dari embriozigotik umumnya memiliki tampilan yang berbeda dari induknya karena gen yang berasa dari dua tetua. Namun bibit yang tumbuh dari embrio nuselar memiliki tampilan yang sama dengan induk betina akibat diferensiasi sel somatik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wahyudhi, A. (2020). Pembentukan Poliembrioni pada Biji Buah Jeruk Peras (Citrus sinensis L.). AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences, 2(1), 49–55. https://doi.org/10.36423/agroscript.v2i1.529

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free