Abstract
Pelaku usaha perikanan budidaya pada Dinas perikanan kota Kupang tahun 2022 tercatat sebanyak 649 orang yang terbagi dalam 55 kelompok pelaku usaha dengan 566 anggota dan 83 pelaku usaha perorangan. Proses pengolahan data pelaku usaha perikanan budidaya yang dioperasikan melalui Microsofts Office Excel (Ms. Excel) belum optimal karena sering ditemukan beberapa kendala yaitu terjadinya duplikat data, sulit menghitung jumlah seluruh pelaku usaha, sulit merekap data dalam jumlah yang banyak karena data yang disimpan tersebar dalam beberapa file excel sehingga menyulitkan petugas untuk pembuatan laporan data pelaku usaha perikanan budidaya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini membuat sebuah sistem untuk membantu petugas dalam mengelola data pelaku usaha perikanan budidaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Waterfall karena kelebihannya adalah kualitas dari sistem yang dihasilkan akan baik karena pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Sistem ini menghasilkan laporan data kelompok, data pelaku usaha, data usaha, data kolam data bantuan, data produksi, data tanda usaha, data pelatihan, dan histogram jumlah pelaku usaha berdasarkan jenis kelamin, jumlah usaha penerima Kartu Pelaku Usaha Bidang Kelautan Dan Perikanan (KUSUKA), jumlah usaha per papan nama kelompok, jumlah pelaku usaha per kecamatan, jumlah usaha per kecamatan dan skor rangkuman jumlah pelaku usaha perikanan budidaya. Hasil pengujian black box yang dilakukan oleh 3 responden terhadap 12 menu menunjukkan bahwa semua fungsional sistem berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.
Cite
CITATION STYLE
Ndoen, F. S., Boru, M., & E. A. Pah, C. (2023). IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DATA PELAKU USAHA PERIKANAN BUDIDAYA PADA DINAS PERIKANAN KOTA KUPANG. Rabit : Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Univrab, 8(2), 184–194. https://doi.org/10.36341/rabit.v8i2.3475
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.