Abstract
Dalam pertanian, petani sering kesulitan melakukan penyiraman tanaman secara manual. Penelitianini bertujuan mengembangkan sistem otomatis penyiraman yang dapat dipantau dari jauh melaluiSmartphone Android. Capasitive Soil Moisture Sensor digunakan untuk mendeteksi kelembabantanah. Saat kelembaban turun di bawah batas, info ditampilkan di aplikasi. Penyiraman aktif saatsensor indikasi tanah kering dan suhu sesuai. Platform IoT digunakan untuk mengirim dan membacadata melalui MiTT App Inventor. Penelitian dievaluasi dengan metode fuzzy Tsukamoto. Hasilmenunjukkan Sensor kelembaban tanah akurat 95,22%, sd ±5,4. Sensor DHT22 suhu akurat 98,65%,sd ±0,14; kelembaban udara akurat 98,72%, sd ±0,38. Hasil ini menunjukkan ketepatan tinggi danvariasi rendah dalam sistem.
Cite
CITATION STYLE
Putu Edward Lim Junior, Eddy Muntina Dharma, & Putu Trisna Hady Permana. (2023). SMART IRRIGATION BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) MENGGUNAKAN FRAMEWORK FIREBASE PADA TANAMAN TOMAT (STUDI KASUS PADA PERTANIAN TOMAT DI DESA TEGALCANGKRING, KABUPATEN JEMBRANA). Jurnal Teknologi Informasi Dan Komputer, 9(4). https://doi.org/10.36002/jutik.v9i4.2549
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.