Minat Remaja Perempuan Belajar Bertenun Pada Masyarakat Desa Silungkang Duo Kota Sawahlunto

  • Putri R
  • Erianjoni E
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kurangnya minat remaja perempuan belajar bertenun pada masyarakat Desa Silungkang Duo Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kurangnya minat remaja perempuan belajar bertenun pada masyarakat Desa Silungkang Duo Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif, tipe penelitian studi kasus. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data secara observasi partisipasi pasif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan ada beberapa faktor penyebab kurangnya minat remaja perempuan belajar bertenun diantaranya: Bertenun sebagai suatu pekerjaan yang membosankan, Pengaruh Pendidikan, Pilihan Pekerjaan yang Sudah Semakin Banyak, serta Kurangnya Motivasi dan Daya Tarik yang diberikan Kepada Remaja Perempuan Untuk Belajar Bertenun. Berdasarkan penjelasan tersebut peneliti menemukan bahwasanya minat remaja perempuan belajar bertenun mengalami penurunan, hal ini menandakan rendahnya nAch yang dimiliki remaja perempuan untuk belajar bertenun. Oleh karena itu dibutuhkan peran beberapa pihak untuk meningkatkan need for achievement remaja perempuan untuk belajar bertenun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, R. Y., & Erianjoni, E. (2020). Minat Remaja Perempuan Belajar Bertenun Pada Masyarakat Desa Silungkang Duo Kota Sawahlunto. Culture & Society: Journal Of Anthropological Research, 2(1), 8–15. https://doi.org/10.24036/csjar.v2i1.52

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free