KESANTUNAN BERBAHASA MAHASISWA DALAM BERINTERAKSI DENGAN DOSEN PADA MEDIA SOSIAL TELEGRAM

  • Rahim A
N/ACitations
Citations of this article
101Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Masalah kesantunan berbahasa tidak jarang ditemukan dalam percakapan antara mahasiswa dengan dosen pada media sosial telegram. Artikel ini mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa mahasiswa, pematuhan dan penyimpangan prinsip kesopanan, dan fungsi kesantunan berbahasa pada mahasiswa dalam berinteraksi dengan dosen. Kesantunanberbahasa danetika bermedia sosial tetap perlu diperhatikan oleh pengguna media sosial. Perkembangan media sosial yang sangat pesat turut menimbulkan beberapa dampak pada setiap segi kehidupan. Oleh karena itu, perlu diperhatikan aspek kesantunan dalam berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tuturan mahasiswa yang berpatokan pada tiga maksim (Leech), di antaranya maksim pujian/penghargaan, maksim kerendahan hati, dan maksim penerimaan/persetujuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik teknik simak, sadap, catat. Hasil penelitian pada Kesantunan Berbahasa Mahasiswa Terhadap Dosen di STAI Darul Ulum Kandangan menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menggunakan bahasa yang santun ketika berkomunikasi dengan dosen di media sosial telegram.Prinsip-prinsip tersebut tidak selalu diterapkan dalam percakapan antara mahasiswa terhadap dosen dalam media sosial telegram

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahim, A. R. (2023). KESANTUNAN BERBAHASA MAHASISWA DALAM BERINTERAKSI DENGAN DOSEN PADA MEDIA SOSIAL TELEGRAM. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(10), 4206–4215. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i10.1661

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free