Dukungan Keluarga dan Keputusan Inisiasi Hemodialisis Pasien Gagal Ginjal Kronik di RSUD Kota Madiun

  • Pertiwi J
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Data Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) memperlihatkan yang menderita gagal ginjal baik akut maupun kronik mencapai 50% sedangkan yang diketahui dan mendapatkan pengobat7an hanya 25% dan 12,5% yang terobati dengan baik. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan keputusan inisiasi hemodialisis pada pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa RSUD Kota MadiunTeknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah 47 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan uji chi-square didapatkan (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan jumlah responden dengan dukungan keluarga mendukung keputusan inisiasi terdapat 26 (55,3%) responden dan yang tidak menunda keputusan inisiasi hemodialisis terdapat 17 (36,2%) responden sedangkan responden dengan dukungan keluarga kurang 2 (4,3%) responden dan yang menunda keputusan inisiasi hemodialisis terdapat 2 (4,3%) responden dan didapatkan nilai ρ value = 0,000. Kesimpulan ini menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan keputusan inisiasi hemodialisis di Ruang Hemodialisa pada responden di ruang hemodialisa RSUD Kota Madiun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pertiwi, J. (2020). Dukungan Keluarga dan Keputusan Inisiasi Hemodialisis Pasien Gagal Ginjal Kronik di RSUD Kota Madiun. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 1(2), 34–43. https://doi.org/10.47575/jpkm.v1i2.190

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free