Abstract
Sampai saat ini, Indonesia masih kesulitan menangani persoalan sampah. Oleh karena itu, perlu dilakukan perubahan paradigma yang memandang sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan. Kkhususnya limbah anorganik seperti kaleng dan plastik banyak dimanfaatkan untuk pembuatan kriya logam, campuran beton, bahan pembuatan MMC (Metal Matrix Composites) dan bahan dasar koagulan. Untuk mendukung warga Desa Doplang meningkatkan nilai jual komoditi bunga sedap malam, Teknologi Tepat Guna (TTG) alat destilasi/ penyulingan sederhana dari limbah anorganik dibuat. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan community development, empowerment dan community engagement. Setelah melakukan perijinan ke mitra, sosialisasi tentang potensi limbah anorganik dan pelatihan pembuatan alat destilasi sederhana dilakukan. Alat destilasi sederhana berhasil dibuat dengan memanfaatkan limbah organik. Dari kegiatan ini, warga Desa Doplang diharapkan mampu mengekstrak minyak atsiri bunga sedap malam menjadi produk turunannya.
Cite
CITATION STYLE
Novita, M., Dewanto, F. M., Harjanta, A. T., Herlambang, B. A., Marlina, D., Purwaningsih, D., & Kusumo, H. (2025). PKM PEMANFAATAN LIMBAH ANORGANIK UNTUK ALAT DESTILASI SEDERHANA. SWAGATI : Journal of Community Service, 1(1), 13–16. https://doi.org/10.24076/swagati.2023v1i1.1030
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.