Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Tingkat Bagi Hasil, Tingkat Kecukupan Modal dan Pembiayaan Bermasalah Terhadap Pembiayaan Mudharabah tingkat bagi hasil di ukur dengan menghitung pendapatan bagi hasil mudharabah dibagi pembiayaan mudharabah, Tingkat kecukupan modal di ukur dengan menghitung total modal di bagi aktiva tertimbang menurut resiko, pembiayaan bermasalah diukur dengan menghitung pembiayaan bermasalah di bagi total pembiayaan. Dan pembiyaan mudharabah di ukur dengan menghitung jumlah total pembiayaan mudhrabah di bagi total pembiyaan. Populasi dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2017-2021 Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 7 perusahaan yang diperoleh melalui metode purposive sampling. Diperoleh data sampel sebanyak 35 data. Jenis data pada penelitian ini adalah data sekunder dengan metode penelitian kuantitatif dan pendekatan deskriptif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan tingkat signifikasi 5%. Penelitian ini diolah menggunakan software eviews 10 dan menunjukkan bahwa (1) Tingkat Bagi Hasil tidak berpengaruh terhadap Pembiayaan mudharabah, (2) Tingkat Kecukupan Modal Berpengaruh negatif terhadap pembiayaan mudharabah, (3) pembiayaan bermasalah berpengatruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan mudhrabah.
Cite
CITATION STYLE
-, A., & Sagantha, F. (2023). Pengaruh Tingkat Bagi Hasil, Tingkat Kecukupan Modal dan Pembiayaan Bermasalah Terhadap Pembiayaan Mudharabah Pada Bank Umum Syariah Tahun 2017-2021. Journal of Islamic Accounting Competency, 3(1), 20–37. https://doi.org/10.30631/jisacc.v3i1.1358
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.