Book Review: Stigma Radikalisme Keagamaan

  • Pratigina G
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam buku ini, aktivitas kelompok radikal keagamaan (KRK) dijelaskan dalam setting sosial-politik transisional Indonesia pasca-Suharto di Kota Surakarta. Munculnya kelompok radikalisme keagamaan di Indonesia, menurut para penulis buku ini sudah muncul sejak masa kolonial Hindia Belanda, yang inti perjuangannya adalah gerakan anti kolonial, seperti Perang Padri (1830-1837), Perang Diponegoro (1825-1830). Di masa kemerdekaan kelompok radikal ini antara lain gerakan Darul Islam (hal. 14). Demikian pula dengan Kota Surakarta, yang memiliki akar historis gerakan radikal sejak masa koionial. Pada masa kolonial Hindia Belanda, Surakarta merupakan gudang aktivis pergerakan, mulai dari basis gerakan Islam seperti Sarekat Islam, maupun gerakan komunis setelah muncul propagandis PKI/SI Merah Misbach

Cite

CITATION STYLE

APA

Pratigina, G. (2002). Book Review: Stigma Radikalisme Keagamaan. Millah, 2(1), 156–159. https://doi.org/10.20885/millah.vol2.iss1.art11

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free