Abstract
Gereja merupakan instrumen penebusan yang diutus oleh Allah bagi dunia. Pada praktiknya, gereja-gereja berhadapan dengan hambatan untuk memenuhi mandat tersebut. Sejarah membuktikan bahwa interaksi antara gereja-gereja Injili dan Gereja Katolik banyak mengalami perselisihan secara doktrinal. Menanggapi hal tersebut, penulis melakukan studi komparatif untuk menemukan titik perjumpaan antara gereja-gereja Injili dan Gereja Katolik dalam teologi sosial. Makalah ini membuktikan bahwa, doktrin manusia dapat menjadi poros perjumpaan teologi sosial kedua tradisi. Adapun perbedaan yang ditimbulkan dari doktrin manusia tidak menjadi hambatan keduanya berkolaborasi dalam memenuhi mandat Allah.
Cite
CITATION STYLE
Indiana, K. P. (2023). Doktrin Manusia sebagai Perjumpaan Injili dan Katolik dalam Teologi Sosial. The New Perspective in Theology and Religious Studies, 4(2), 119–134. https://doi.org/10.47900/m8ps7323
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.