Penguatan Keterampilan Komunikasi Efektif Dokter Dalam Proses Informed Consent Dengan Role Play

  • Ferine M
  • Hidayah A
  • Amalia A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Jumlah kasus tuntutan hukum terhadap dokter (sengketa medik) di Indonesia semakin meningkat. Proses komunikasi yang kurang efektif dalam memberikan informasi medik memberikan kontribusi besar. Meskipun telah dilaksanakan proses Informed consent, pasien sering mengikuti prosedur medik tertentu tanpa pemahaman yang lengkap dan relevan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kepedulian dokter mengenai pentingnya pemahaman pasien terhadap berbagai prosedur medik yang akan dilaksanakan dan menguatkan keterampilan komunikasi efektif dalam proses informed consent dengan metode role play. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia cabang Banyumas. Kegiatan ini diikuti oleh dokter umum di wilayah Banyumas. Kenaikan rerata nilai pre-tes dan post-test menunjukkan hasil yang signifikan. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pelatihan dengan metode role play ini bermanfaat bagi para peserta kegiatan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ferine, M., Hidayah, A. N., Amalia, A., Lestari, D. W. D., & Muflikhah, K. (2024). Penguatan Keterampilan Komunikasi Efektif Dokter Dalam Proses Informed Consent Dengan Role Play. Linggamas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 37. https://doi.org/10.20884/1.linggamas.2024.2.1.12943

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free