ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN PETERNAK LEBAH MADU DI KECAMATAN GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT

  • Mandalika E
  • Setiawan R
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kecamatan Gerung merupakan salah satu sentra penghasil madu terbesar di Kabupaten Lombok Barat khususnya Desa Tempos dan Desa Banyu Urip. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan Penentuan jumlah responden peternak lebah madu menggunakan metode quota sampling sebanyak 30 orang yang terbagi menjadi 15 orang peternak di masing-masing desa. Kemudian dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil:(1) rata-rata jumlah produksi madu yang dihasilkan di Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat dalam tiga kali panen sebanyak 15,2 Liter/botol dan senilai Rp. 2.151.667 untuk rata-rata nilai produksinya.Tingkat pendapatan per kapita per tahun setara beras untuk keluarga responden sebesar 36,33 kg beras/kapita/tahun atau setara US $ 35,42/kapita/tahun; (2) Berdasarkan Kriteria Kemiskinan Sajogyo maka keluarga peternak lebah madu di Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat tergolong “Miskin Sekali” karena hasil pendapatan per kapita per tahun setara beras yang di peroleh kurang dari 240Kg. Kemudian berdasarkan Kriteria Bank Dunia peternak lebah madu di Kecamatan Gerung  tergolong “Miskin” karena pendapatan perkapita pertahun setara dengan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika berada dibawah US$ 784,75. Dari hasil penjabaran tersebut artinya tingkat kesejahteraan peternak lebah madu masih jauh dari kategori sejahtera.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mandalika, E. N. D., & Setiawan, R. N. S. (2023). ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN PETERNAK LEBAH MADU DI KECAMATAN GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT. JURNAL AGRIMANSION, 24(2), 554–562. https://doi.org/10.29303/agrimansion.v24i3.1571

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free