Abstract
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting untuk kemajuan suatu bangsa. Dengan pendidikan, suatu bangsa dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas yang mampu memperbaiki masa depan bangsa. Pendidikan harus dijadikan sebagai prioritas seiring pesatnya kemajuan zaman dan teknologi agar mampu bersaing secara internasional. Dunia pendidikan mendapat imbas yang cukup besar di masa pandemi Covid-19. Proses belajar mengajar di sekolah-sekolah yang terdampak pandemi tidak dapat dilaksanakan secara maksimal karena terbatasnya akses dan interaksi antar pendidik dan peserta didik. Hal ini membuat Kemendikbud mencetuskan Program Kampus Mengajar yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membantu para guru dan kepala sekolah jenjang SD dan SMP di daerah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan) dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Salah satu sekolah yang menjadi sasaran program ini adalah SD N 28 Parlondut yang terletak di Desa Parlondut, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Program dilakukan selama satu semester dengan berfokus pada penguatan literasi dan numerasi di sekolah sasaran. Mahasiswa akan mengamati permasalahan yang ada dan akan berkoordinasi dengan tenaga pendidik di sekolah sasaran untuk merancang gagasan serta perbaikan yang perlu dilakukan. Program ini membantu sekolah, guru, peserta didik, dan mahasiswa dalam mengembangkan wawasan, keterampilan serta menumbuhkan motivasi untuk berpartisipasi dalam pembangunan pendidikan Indonesia.Education is very important for the progress of a nation. With education, a nation can produce quality human resources capable of improving the nation's future. Education must be made a priority along with the rapid progress of the times and technology in order to be able to compete internationally. The world of education has had a big impact during the Covid-19 pandemic. The teaching and learning process in schools affected by the pandemic cannot be carried out optimally due to limited access and interaction between educators and students. This prompted the Ministry of Education and Culture to initiate Kampus Mengajar Program which provides opportunities for students to assist teachers and principals at the elementary and junior high school levels in the 3T (Lagged, Outermost, and Frontier) areas in carrying out learning activities. One of the schools targeted by this program is SD N 28 Parlondut which is located in Parlondut Village, Pangururan District, Samosir Regency, North Sumatra. The program is carried out for one semester by focusing on strengthening numeracy and literacy in the target school. Students will observe existing problems and will coordinate with educators in target schools to design ideas and improvements that need to be made. This program helps schools, teachers, and students in developing insight, skills and growing motivation to participate in the development of Indonesian education.
Cite
CITATION STYLE
Sinaga, Y., Sianipar, M. O. C., Naibaho, T., & Prabawa, A. B. T. (2023). Penguatan Kemampuan Literasi Numerasi Melalui Program Kampus Mengajar Angkatan 3 di SD N 28 Parlondut. Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 58–68. https://doi.org/10.25078/sevanam.v2i1.1868
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.