DIMENSI-DIMENSI FILSAFAT DALAM AL-QUR’AN (I’ja>z al-Qur’a>n dalam Pentas Hegemoni Epistemologi Modern)

  • Mistar J
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Al-Qur’an merupakan mukjizat teragung yang diturunkan Allah Swt. kepada Nabi Muhammad Saw. dan menjadi pedoman hidup umat Islam. Al-Qur’an tidak hanya memuat serangkaian hukum-hukum agama atau pedoman-pedoman praktis dalam memenuhi kebutuhan relegius dan moralitas semata, namun, juga mengandung nilai-nilai filosofis sekaligus teoritis yang membantu memberikan understanding, expalanation dan prediction. Dalam al-Qur’an ada beberapa istilah yang digunakan Allah Swt. untuk memotivasi manusia dalam meneliti dan mengkaji ciptaan-Nya, seperti kata al-naz}r (indra), al-aql (akal) dan al-qalb (hati). Ketiga kata ini, dalam dunia filsafat menjadi konsep epistemologi keilmuan yang dikenal dengan istilah ovservasi (al-naz}r), burha>ni> (al-aql) dan intuitif (al-qalb).Kata Kunci: I’ja>z, al-Qur’an, epistemologi dan falsafah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mistar, J. (2015). DIMENSI-DIMENSI FILSAFAT DALAM AL-QUR’AN (I’ja>z al-Qur’a>n dalam Pentas Hegemoni Epistemologi Modern). El-Furqania : Jurnal Ushuluddin Dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 1(01). https://doi.org/10.54625/elfurqania.v1i01.875

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free