Abstract
Makanan jajanan di sekolah sangat berisiko mendapatkan cemaran biologis atau kimiawi yang mengganggu kesehatan. Salah satu bahan tambahan (aditif) makanan yang ditambahkan untuk tujuan memberikan warna pada makanan atau minuman agar mempunyai penampilan yang menarik yaitu zat pewarna sintetik. Zat pewarna sintetis yang banyak digunakan di masyarakat yaitu rhodamin B dan methanyl yellow. Dampak yang dapat ditimbulkan terutama zat pewarna sintetis tekstil yaitu ruam kulit, hidung meler, asma, kulit lebam dan shock. Untuk meningkatkan pengetahuan serta mengubah perilaku, diperlukan intervensi edukasi. Oleh karena itu perlu pengenalan zat aditif dan macam-macamnya, serta yang berbahaya bagi kesehatan. Tim pelaksana PkM dari Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar berpartisipasi menyelenggarakan kegiatan edukasi di SMAN 14 Makassar untuk memberikan informasi dalam bentuk penyuluhan kepada siswa(i) dan guru tentang pengenalan zat pewarna berbahaya dan dampak negatif dari mengkonsumsi makanan jajanan di sekolah yang mengandung zat pewarna. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara umum kegiatan berjalan dengan baik dan lancer dibuktikan dengan presentasi siswa dapat menjawab post test dengan benar sebesar 85,11%.Snack food in schools is very at risk of getting biological or chemical contamination that interferes with health. One of the food additives that is added for the purpose of giving color to food or drinks to have an attractive appearance is synthetic dyes. Synthetic dyes that are widely used in the community are rhodamine B and methanyl yellow. The impacts that can be caused, especially synthetic textile dyes, are skin rashes, runny nose, asthma, bruising and shock. To increase knowledge and change behavior, educational interventions are needed. Therefore, it is necessary to introduce additives and their kinds, as well as those which are harmful to health. The PkM implementation team from the Muhammadiyah Makassar Health Polytechnic participated in organizing educational activities at SMAN 14 Makassar to provide information in the form of counseling to students (i) and teachers about the introduction of harmful dyes and the negative impact of consuming street food in schools that contain dyes. Thus, it can be concluded that in general the activity went well and smoothly as evidenced by the presentation of students who could answer the post test correctly by 85.11%.
Cite
CITATION STYLE
Rahmawati, R., Anita, A., & Widyanti, T. (2022). EDUKASI PENGENALAN DAMPAK NEGATIF ZAT PEWARNA BERBAHAYA PADA MAKANAN JAJANAN TERHADAP KESEHATAN DI SMA NEGERI 14 MAKASSAR. Lontara Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 9–14. https://doi.org/10.53861/lomas.v3i2.309
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.