Abstract
Data dan fakta tentang kemiskinan manusia Indonesia tentu menyimpulkan bahwa perlu ikhitiar percepatan yang sistematis, berkelanjutan dan tepat sasaran agar penduduk Indonesia tidak rentan terhadap dampak negatif kemiskinan. Dalam program pengentasan kemiskinan, biasanya pemerintah atau kelompok masyarakat menfokuskan hanya pada keluarga dan kurang memperhatikan unsur perempuan. Padahal perempuan dalam struktur kemiskinan menjadi salah satu individu yang rentan mengalami dampak negatif kemiskinan. Berangkat dari hal tersebut, kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat pada mahasiswa FTIK IAIN Pontianak diarahkan melakukan pendampingan pada perempuan miskin. Kegiatan didahului dengan pemetaan persoalan, FGD dan mengumpulkan seluruh resouce agar terlibat aktif pada pendampingan. Kegiatan dilakukan dengan mengadakan pelatihan life skill berbasis industri rumah tangga. Adapun hasil jangka pendek dari program ini yaitu: terbukanya kesadaran bahwa keadaan kesejahteraan dapat dirubah, meningkatnya kapasitas diri, lalu bertambahnya kecakapan pribadi (life skil)l tentang home industry dengan memanfaatkan bahan baku yang tersedia disekitar dan murah , berikutnya bertambahnya alternatif usaha untuk peningkatan kesejahteraan keluarga dan terbukanya peluang usaha baru. Dalam jangka panjang diprediksi meningkatkan income dalam keluarga, meningkat kesejahteraan keluarga dan terkahir adalah tercipta dan semakin menguatnya kesetaraan gender dalam keluarga
Cite
CITATION STYLE
Hamzah, N. (2019). PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MISKIN PESISIR MELALUI PENGUATAN INDUSTRI KECIL RUMAH TANGGA (Study pada Perempuan sebagai Kepala Keluarga di Desa Mendalok Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat). Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 1(2), 50. https://doi.org/10.24235/equalita.v1i2.5463
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.