Linguistik dan Heritage Tourism bagi Bisnis Ekonomi Kemasyarakatan di Banyuwangi

  • Mukarromah I
  • Masrohatin S
  • Amalia R
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Banyuwangi memiliki Potensi sumberdaya manusianya juga sangat tinggi khususnya dalam mengembangkan sektor pariwisata. Hal ini juga senada dengan apa yang ditulis oleh peneliti tentang Sumber daya manusia yang tergolong sangat kompeten dalam mengelola perkembangan destinasi wisata di Banyuwangi. Keunikan Kawasan Perkebunan  bangunan kolonial adalah Kawasan terbentang di Kabupaten Banyuwangi juga merupakan warisan Sejarah termasuk kolonial yang harus dilestarikan. Isu-isu dapat diambil gap bahwa pendekatan Bahasa yang diterima dan dipahami oleh Masyarakat, pemerintah, stakeholder, Masyarakat dan swasta melalui pendekatan Bahasa , Tingkat social dan budaya yang diterima oleh semua pihak. Tulisan ini menguraikan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh penulis dengan obyek para Linguistik dalam mengakomodasi tenaga pemandu wisata Sejarah. Model pendekatan Linguistik untuk mengkonsep bentuk Exploring Heritage Tourism Such as Herirage Colonial di Banyuwangi.Peran Bahasa secara sosial dan bufdaya dari Masyarakat, pemerintah, Asosiasi, ADM, Perkebunan, Sejarawan, pelaku wisata terhadap cagar budaya dan Kawasan bersejarah khususnya di Kawasan Banyuwangi. Juga mengenai fenomena symbol-simbol Bahasa yang  didapat di Cagar Budaya Alam (CGB) dan Kawasan Sejarah khususnya Kawasan kolonial di Banyuwangi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mukarromah, I., Masrohatin, S., & Amalia, R. (2024). Linguistik dan Heritage Tourism bagi Bisnis Ekonomi Kemasyarakatan di Banyuwangi. AKM: Aksi Kepada Masyarakat, 5(2), 491–502. https://doi.org/10.36908/akm.v5i2.1236

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free