KAJIAN ETNOMATEMATIKA DALAM TRADISI PERNIKAHAN MASYARAKAT DAYAK KANAYATN DI KECAMATAN TOHO KABUPATEN MEMPAWAH

  • Eka E
  • Sugiatno S
  • Munaldus M
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui Adat Dayak Kanayatn sebagai aspek matematis dalam pernikahan yang berkaitan dengan kajian etnomatematika, sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran matematika disekolah, serta aspek matematis yang terdapat dalam tradisi pernikahan. Tujuh subjek dalam penelitian yaitu: 1 ahli patone’, 1 pembantu patone’, subjek pelaksana: 1 perias, 2 orang tua pria,  2 orang tua  wanita. Objek penelitian yaitu Tradisi Pernikahan Masyarakat Dayak Kanayatn di Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah. Penelitian berjenis deskriptif kualitatif. Data hasil wawancara subjek penelitian, kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat Dayak Kanayatn Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah. Kemudian dikaji aspek matematisnya berdasarkan 6 aktivitas dasar matematis. Satu aspek matematis yang dominan, yaitu membilang. Aspek membilang nampak ketika Patone’ melakukan nyangahatn, yang bertujuan memohon kepada Jubata agar turut campur dalam Pernikahan. Patone’ mengawali aktivitas  membilang: asa’, dwa, talu, ampat, lima, anam, tujuh.  Angka tujuh adalah angka paling  tinggi bermakna kegenapan.Kata kunci: Kajian Etnomatematika, Tradisi Pernikahan, Masyarakat Dayak Kanayatn

Cite

CITATION STYLE

APA

Eka, E., Sugiatno, S., & Munaldus, M. (2021). KAJIAN ETNOMATEMATIKA DALAM TRADISI PERNIKAHAN MASYARAKAT DAYAK KANAYATN DI KECAMATAN TOHO KABUPATEN MEMPAWAH. Jurnal AlphaEuclidEdu, 2(2), 167. https://doi.org/10.26418/ja.v2i2.49586

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free