Penyederhanaan Pemilihan Umum di Indonesia melalui (Re)-desain Surat Suara

  • Ginting Manik E
  • Latief A
  • Nasution N
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini mengamati pemilihan umum tahun 2019 untuk mengidentifikasi salah satu masalah yang paling disorot yaitu kompleksitas penyelenggaraannya, yang kemudian menyebabkan masalah turunan lainnya: banyaknya jumlah suara tidak sah, lamanya durasi teknis pemilihan dan kelebihan beban kerja bagi pekerja kepemiluan yang menyebabkan kematian. Dari kompleksitas itu, penelitian menjawab pertanyaan: apa yang menjadi faktor kompleksitas pemilu di Indonesia? dan bagaimana dari faktor tersebut, pemilu dapat disederhanakan? Tulisan ini menggunakan metode kualitatif, dengan mempelajari berbagai dokumen sebagai teknis analisis. Temuan dari tulisan ini menunjukkan banyaknya jenis surat suara menjadi titik sentral dari kompleksnya pemilu di Indonesia. Untuk itu, proses penyederhanaan pemilu berikutnya sangat penting diarahkan untuk memikirkan desain ulang terhadap surat suara. Menggunakan teori kesederhanaan Ockham, dan konsep pembuatan surat suara yang diatur dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, penelitian ini berupaya memberikan gambaran diskursus penyesuasian surat suara, dan sekaligus memberikan alternatif surat suara yang mengusung konsep penyederhanaan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ginting Manik, E. N., Latief, A. M., & Nasution, N. R. S. (2023). Penyederhanaan Pemilihan Umum di Indonesia melalui (Re)-desain Surat Suara. Langgas: Jurnal Studi Pembangunan, 2(2), 62–73. https://doi.org/10.32734/ljsp.v2i2.13486

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free