Program Penalaran Islam Indonesia dan Gerakan Kontra-Radikalisme

  • Mas'ud A
  • Jazil S
  • Subty T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
352Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan urgensi pelaksanaan program penalaran Islam Indonesia (PPII) sebagai penguatan materi PAI yang rahmatan lil ‘alamin dan gerakan kontra radikalisme di UIN Sunan Ampel Surabaya. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPII membangun landasan keislaman berdasarkan Teologi Islam Kontekstual, Ekspresi Sufistik, Hukum Islam Kontesktual, Metodologi Hukum Islam, dan Genealogi Peradaban Islam Indonesia. Dengan demikian, perilaku Islam rahmatan lil ‘alamin, akhlaqul karimah, dan nalar keislaman dapat terinternalisasi ke dalam disiplin keilmuan yang dipelajari mahasiswa. Melihat geliat gerakan keagamaan Islam yang radikal semakin berani menampilkan diri di publik, PPII menempati peran penting dalam gerakan kontra radikalisme. Materi-materi dalam PPII sinergis dengan materi PAI dengan pendekatan penalaran rasional-empiris yang secara epistemologis identik dengan pendekatan Burhani.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mas’ud, A., Jazil, S., Subty, T., & Fahmi, M. (2019). Program Penalaran Islam Indonesia dan Gerakan Kontra-Radikalisme. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 6(2), 175–202. https://doi.org/10.15642/jpai.2018.6.2.175-202

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free