Abstract
Matematika merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang penting dipelajari oleh siswa. Namun dalam pembelajaran sebagian besar siswa menganggap matematika merupakan mata pelajaran yang sangat sulit, karena didalam pembelajaran matematika banyak rumus dan perhitungan yang berfungsi untuk penyelesaian masalah dan juga matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang membosankan oleh sebagian siswa karena dalam pelajaran matematika hanya menemukan angka, rumus, maupun grafik sehingga membuat siswa kurang berminat dan membosankan. Tidak dapat dipungkiri bahwa media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran akan berpengaruh pada minat minat belajar dan pemahaman konsep siswa. Penggunaan sumber belajar masih terbatas pada penggunaan bahan cetak berupa buku paket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektivan media pembelajaran video animasi. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui kevalidan pengembangan media pembelajaran matematika video animasi berbantuan Adobe After Effect berbasis Problem Based Learning untuk siswa SMP. Penelitian ini adalah penelitian R&D (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model 4-D yang dibagi menjadi 4 tahap yakni, tahap Pendefinisian (Define), Perancangan (Design), Pengembangan (Develop) dan Penyebaran (Disseminate). Ujicoba media dilakukan pada kelas VII D yang berjumlah 25 siswa. Hasil uji kepraktisan berdasarkan lembar keterlaksanaan pembelajaran diperoleh skor 3.72 sedangkan berdasarkan angket respon siswa diperoleh presentase 64% respon baik. Sehingga video yang dikembangkan praktis digunakan pembelajaran.
Cite
CITATION STYLE
Oktavianah, R., & Nurfalah, E. (2023). Kepraktisan Media Pembelajaran Matematika Video Animasi Berbantuan Adobe After Effect Berbasis Problem Based Learning. Jurnal Teladan: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Pembelajaran, 8(1), 19–26. https://doi.org/10.55719/jt.v8i1.661
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.