Abstract
Kemiskinan menjadi salah satu faktor untuk melihat kesejahteraan masyarakat pada suatu wilayah. Salah satu indikator untuk melihat kemiskinan di suatu wilayah adalah dengan nilai persentase kemiskinan. Pada tahun 2020 dalam publikasi Badan Pusat Statistik, DI Yogyakarta merupakan provinsi dengan nilai persentase kemiskinan tertinggi dari seluruh provinsi yang ada di pulau Jawa dan berada di atas kemiskinan nasional. Jika masalah kemiskinan di DI Yogyakarta tidak segera diatasi maka masyarakat yang terjerat kemiskinan akan selalu berada dalam lingkaran kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan determinan kemiskinan di DI Yogyakarta tahun 2011-2020. Jenis data yang digunakan adalah data panel dengan cross-section sebanyak 5 provinsi dari tahun 2011-2020. Dengan menggunakan analisis regresi data panel dengan fixed effect model, diperoleh hasil bahwa variabel umur harapan hidup (UHH), laju pertumbuhan ekonomi (LPE) dan upah minimum berpengaruh negatif signifikan, sedangkan angka melek huruf (AMH) tidak berpengaruh signifikan terhadap persentase kemiskinan di Provinsi DI Yogyakarta tahun 2011-2020.
Cite
CITATION STYLE
Agung, A. I., & Budiarti, W. (2022). Determinan Kemiskinan di DI Yogyakarta Tahun 2011-2020. Seminar Nasional Official Statistics, 2022(1), 343–352. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2022i1.1435
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.